Detikmu…

Written on December 19, 2008 – 3:38 AM | by panjoel |

Akhir tahun, saatnya meramal…

Ya, itulah yang saya lihat akhir- akhir ini. Kebetulan beberapa hari lalu saya menonton sebuah acara di salah satu statiun televisi. Seperti tahun- tahun sebelumnya, ketika akhir tahun, para peramal mulai bermunculan di televisi membahas apa yang akan terjadi di tahun berikutnya. Dengan penuh keyakinan mereka berbicara di depan umum tentang hal- hal akan terjadi. Seakan- akan mereka telah melalui peristiwa tersebut. Ada yang bilang “bakal ada pesawat yang jatuh tahun 2009, banyak artis yang cerai, cek-cok soal pemilu [ini yang gw bingung, yaiyalah...pemilu kan tahun depan, wajar donk bicara soal pemilu..hi hi hi], de-el-el”

Boleh percaya atau tidak, tapi bagi saya itu hanyalah sebagai “angin lalu” saja. Ga ada manusia yang tahu apa yang bakal terjadi nanti, semuanya hanya Tuhan yang tahu. Menurut saya itu adalah suatu pelecehan terhadap Tuhan, mendahului Tuhan!! Kalaupun mereka memang bisa melihat kejadian, seharusnya mereka tidak mempublikasikannya, karena bagi “orang yang imannya kurang kokoh” bakal terpengaruh dengan pemberitaan tersebut. Mereka akan takut untuk menjalani hidup, males berusaha karena merasa apa yang mereka lakukan adalah sesuatu yang sia-sia.

Detikmu…
…detik ini juga
…bukan kemaren yang telah tutup buku
…bukan pula esok yang belum tentu

So…
…today is yours
…Do it as your best
[inspired by La Tahzan]

Related Posts

Put your related posts code here
  1. 2 Responses to “Detikmu…”

  2. By hanum on Dec 19, 2008 | Reply

    Setuju. klo dikasih tau jadi malah takut mau ngapain2, itu klo yg buruk akan terjadi. Pokoknya gw percaya TUHAN. Musyrik percaya yg lain :D
    Selamat tahun baru ade. Kita jalan2 yuuuk :P

  3. By Panjoel on Dec 19, 2008 | Reply

    @hanum
    Gw ikut lw..Cuma percaya sama TUHAN. hohoho…

    Kecepetan ucapannya, masih lama num..hihi
    Gw sih terserah yang traktir deh..haha

Post a Comment

About Me

Julian Ade Putra lahir di kota Padang pada tanggal 10 Juli tahun 1988. Anak ke-empat dari empat bersaudara. Dibesarkan oleh orang tua yang disiplin, dan mementingkan pendidikan bagi anak- anak mereka...More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :